1. Cara
pembuktian wujud Tuhan menurut pendapat anda
JAWAB : Menurut pendapat saya, pembuktian wujud tuhan
cukup melihat saja sleuruh alam semesta ini yang terdiri dari jutaan bintang,
planet dan benda langit lain, namun seluruhnyaberedar dengan teratur pada
orbitnya masing-masing. Apakah keteraturan itu kebetulan ? Tidak mungkin, pasti
ada yang atur yaitu tuhan bagi ummat islam, Tuhan Kita adalah Allah SWT.
2. Perbedaan
antara iman dan taqwa
JAWAB
:
·
Dalam
hadist di riwayatkan Ibnu Majah Atthabrani, iman didefinisikan dengan keyakinan
dalam hati, diikrarkan dengan lisan, dan diwujudkan dengan amal perbuatan
(Al-Iimaanu ‘aqdun bil qalbi waiqraarun billisaani wa’amalun bil arkaan).
Sedangkan Kata takwa (التَّقْوَى)
dalam etimologi bahasa Arab
berasal dari kata kerja (وَقَى)
yang memiliki pengertian
menutupi, menjaga, berhati-hati dan berlindung.
·
iman
merupakan kesatuan atau keselarasan antara hati, ucapan, dan laku perbuatan,
serta dapat juga dikatakan sebagai pandangan dan sikap hidup atau gaya hidup.
Takwa adalah menjadikan jiwa
berada dalam perlindungan dari sesuatu yang ditakuti, kemudian rasa takut juga
dinamakan takwa. Sehingga takwa dalam istilah syar’I adalah menjaga diri dari
perbuatan dosa. Takwa adalah amalan hati dan letaknya di kalbu.
3. Ayat
tentang orang-orang bertaqwa menurut Al-Qur’an
JAWAB
:
الم
(1)
Alif Laam Miim
ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ فِيْهِ
هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ
(2) Inilah Kitab itu; tidak ada
sebarang keraguan padanya, satu petunjuk bagi orang-orang yang hendak bertakwa.
الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ
وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلاَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُوْنَ
(3) Yang percaya kepada yang
ghaib , dan yang mendirikan sembahyang dan dari apa yang Kami anugerahkan
kepada mereka, mereka dermakan.
وَ الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَ مَا أُنْزِلَ مِن قَبْلِكَ وَ بِالْآخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ
(4) Dan orang-orang yang percaya
kepada apa yang diturunkan kepada engkau dan apa yang diturunkan sebelum
engkau, dan kepada akhirat mereka yakin.
أُولَئِكَ عَلَى هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ وَ
أُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
(5)
Mereka itulah yang berada atas petunjuk dari Tuhan mereka, dan
mereka itulah orang-orang yang
beroleh kejayaan.
beroleh kejayaan.